Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd. (SIS) menetapkan Arah Kebijakan Pengembangan Sekolah Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan belajar dan memastikan seluruh murid memperoleh pengalaman pendidikan yang aman, modern, dan berdaya saing global. Kebijakan ini menegaskan komitmen SIS dalam membentuk generasi yang berkarakter, adaptif, serta mampu memperkuat citra Indonesia melalui pendidikan dan diplomasi budaya di Singapura.
Empat fokus utama menjadi arah kebijakan pengembangan sekolah:
- Revitalisasi sarana pendukung — meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelayakan fasilitas belajar.
- Penguatan pemanfaatan teknologi — mempercepat digitalisasi sekolah dan memperkuat pembelajaran interaktif serta layanan belajar jarak jauh.
- Penguatan sumber daya guru — meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berstandar global.
- Peningkatan kemitraan dan diplomasi budaya — memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan dan komunitas budaya untuk mendukung peran diplomasi KBRI Singapura.
Untuk mendukung arah kebijakan tersebut, SIS telah melaksanakan sejumlah langkah nyata, antara lain:
- Pengadaan 200 kursi dan meja murid untuk menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman, aman, dan ergonomis.
- Pengadaan 12 unit Smartboard sebagai bagian dari percepatan digitalisasi sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran interaktif.
- Pengadaan 12 unit meja dan kursi guru di ruang kelas untuk memastikan guru dapat melaksanakan tugas dengan baik.
- Pengadaan 40 unit meja komputer untuk mengganti meja yang rusak.
- Aktifasi Laboratorium komputer C untuk dengan 10 untuk laptop pendukung untuk memperkuat akses layanan digital bagi murid SD.
- Penguatan layanan pembelajaran jarak jauh (virtual) untuk mengatasi keterbatasan tenaga guru sekaligus memperkuat pembelajaran mendalam dan akses belajar yang lebih fleksibel.
- Penyelarasan arah kebijakan pendidikan nasional untuk mendukung pencapaian 8 kompetensi lulusan, sehingga murid dapat berkembang secara holistik.
- Perbaikan sarana pendukung lainnya guna memastikan seluruh fasilitas sekolah berfungsi optimal dan mendukung kegiatan belajar mengajar.
Upaya ini diarahkan untuk memastikan layanan belajar di SIS memenuhi Standar Nasional Pendidikan Indonesia, sekaligus selaras dengan standar Private Education Institution (PEI) Singapura dan praktik pendidikan internasional.
Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan Indonesia di luar negeri, SIS terus memperluas jejaring kerja sama dengan:
- Sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia,
- Sekolah lokal di Singapura,
- Lembaga pendidikan internasional,
- Organisasi masyarakat dan komunitas budaya.
Kolaborasi ini mendukung diplomasi budaya dan pendidikan yang dijalankan oleh KBRI Singapura, sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman belajar lintas negara bagi seluruh murid.
Kebijakan Pengembangan Sekolah Tahun 2026 menjadi pijakan penting bagi SIS untuk terus tumbuh sebagai institusi pendidikan yang unggul, modern, dan berorientasi global, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi identitas utama peserta didik.



