DWP KBRI Singapura bersama Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd, mengadakan Tausiah Adab Digital di Bulan Ramadhan yang diikuti oleh seluruh warga sekolah dan pengurus DWP. Suatu kolaborasi penuh makna di bulan suci Ramadhan 1447H. Ketua DWP KBRI Singapura, Ibu Lanny Thomas, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak konten positif serta meningkatkan kesadaran akan keamanan digital, khususnya bagi para murid. Dengan menghadirkan narasumber Bapak Benton Padmanegara, peserta mendapatkan wawasan tentang bagaimana berperilaku bijak, aman, dan bertanggung jawab di dunia digital. Semoga ilmu yang dibagikan menjadi bekal untuk terus menebar kebaikan, baik secara langsung maupun melalui ruang digital.
Kunjungan Duta Besar RI untuk Singapura dalam Program Ambassador Goes to School di Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd
Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd, menerima kunjungan istimewa dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Singapura, Yang Mulia Dr. Hotmangaradja Pandjaitan, dalam rangka program Ambassador Goes to School, didampingi oleh Plt. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura, Ibu Bianca Simatupang. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kunjungan perdana Bapak Duta Besar ke SIS, yang secara ex officio juga menjabat sebagai Board of Advisors sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Pramuka. Kehadiran beliau disambut hangat oleh Kepala Sekolah Bapak Semuel Kuriake Balubun, jajaran dewan guru, staf tata laksana, Ketua dan Pengurus OSIS, seluruh murid, serta Ketua Komite Sekolah beserta perwakilan orang tua. Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Bapak Duta Besar memasuki Ruang Hall SIS diiringi alunan musik gamelan. Murid-murid kelas 7 SMP kemudian menampilkan tari tradisional sebagai bentuk apresiasi budaya dan penghormatan kepada tamu kehormatan. Dalam sambutannya, Bapak Duta Besar berpesan kepada seluruh murid SIS sebagai generasi penerus bangsa untuk belajar dengan giat, memperkuat karakter dan menumbuhkan jiwa kesatria, serta cinta tanah air di lingkungan sekolah Indonesia di Singapura. Beliau juga menyampaikan apresiasi dan harapan kepada seluruh guru SIS agar terus mengajar dengan integritas, dedikasi, dan komitmen tinggi dalam mendidik generasi muda Indonesia di Singapura. Usai acara penyambutan, Bapak Duta Besar melakukan peninjauan ke beberapa ruang kelas dan fasilitas sekolah. Pada kesempatan tersebut, beliau berdialog dengan murid-murid, mendengarkan pengalaman belajar mereka, serta memberikan motivasi untuk terus berprestasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar SIS untuk memperkuat semangat kebangsaan, mempererat hubungan dengan KBRI Singapura, serta menegaskan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri.
Trio Murid SIS Tampil Di ECOSOC Chamber, United Nation: Youth Digital Collaboration For A Sustainable Planet
Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh tiga murid berbakat Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd. dalam ajang internasional. Setelah melalui rangkaian proses seleksi ketat yang diselenggarakan oleh IVECA International Virtual Schooling pada periode September hingga November 2025, ketiganya dinyatakan lolos sebagai pemenang dalam tantangan bertajuk “Our City Challenge 2035”, antara lain Quanesa (kelas 10), Valerie (Kelas 11) dan Ika (kelas 11). Keberhasilan ini membawa mereka ke panggung dunia, di mana mereka mendapatkan kehormatan untuk mempresentasikan ide inovatif mengenai kota berkelanjutan (sustainable city) dalam forum bergengsi: “Youth Global Collaboration for a Sustainable Planet: Innovating for Inclusive Cities”. Acara ini diselenggarakan di bawah naungan Markas Besar PBB (United Nations Headquarters), New York. Eco Breeze merupakan konsep sustainable city yang diusung oleh murid SIS pada ajang ini. Konsep ini menekankan pada pemanfaatan udara dingin yang terbuang dari tiap gedung ber AC di Singapura untuk dialirkan ke trotoar di setiap pelosok singapura. Semua aliran ini diatur secara otomatis dengan AI dengan sumber energi berasal dari solar panel. Dengan ide ini, udara dingin yang tidak terpakai dapat dimanfaatkan untuk kenyamanan para pejalan kaki, sehingga dapat mendorong penduduk untuk berjalan kaki di trotoar.
Arah Kebijakan Pengembangan Sekolah Indonesia (Singapura) Tahun 2026
Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd. (SIS) menetapkan Arah Kebijakan Pengembangan Sekolah Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan belajar dan memastikan seluruh murid memperoleh pengalaman pendidikan yang aman, modern, dan berdaya saing global. Kebijakan ini menegaskan komitmen SIS dalam membentuk generasi yang berkarakter, adaptif, serta mampu memperkuat citra Indonesia melalui pendidikan dan diplomasi budaya di Singapura. Empat fokus utama menjadi arah kebijakan pengembangan sekolah: Revitalisasi sarana pendukung — meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelayakan fasilitas belajar. Penguatan pemanfaatan teknologi — mempercepat digitalisasi sekolah dan memperkuat pembelajaran interaktif serta layanan belajar jarak jauh. Penguatan sumber daya guru — meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berstandar global. Peningkatan kemitraan dan diplomasi budaya — memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan dan komunitas budaya untuk mendukung peran diplomasi KBRI Singapura. Untuk mendukung arah kebijakan tersebut, SIS telah melaksanakan sejumlah langkah nyata, antara lain: Pengadaan 200 kursi dan meja murid untuk menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman, aman, dan ergonomis. Pengadaan 12 unit Smartboard sebagai bagian dari percepatan digitalisasi sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran interaktif. Pengadaan 12 unit meja dan kursi guru di ruang kelas untuk memastikan guru dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pengadaan 40 unit meja komputer untuk mengganti meja yang rusak. Aktifasi Laboratorium komputer C, dengan 10 unit laptop pendukung untuk memperkuat akses layanan digital bagi murid SD. Penguatan layanan pembelajaran jarak jauh (virtual) untuk mengatasi keterbatasan tenaga guru sekaligus memperkuat pembelajaran mendalam dan akses belajar yang lebih fleksibel. Penyelarasan arah kebijakan pendidikan nasional untuk mendukung pencapaian 8 kompetensi lulusan, sehingga murid dapat berkembang secara holistik. Perbaikan sarana pendukung lainnya guna memastikan seluruh fasilitas sekolah berfungsi optimal dan mendukung kegiatan belajar mengajar. Upaya ini diarahkan untuk memastikan layanan belajar di SIS memenuhi Standar Nasional Pendidikan Indonesia, sekaligus selaras dengan standar Private Education Institution (PEI) Singapura dan praktik pendidikan internasional. Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan Indonesia di luar negeri, SIS terus memperluas jejaring kerja sama dengan: Sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia, Sekolah lokal di Singapura, Lembaga pendidikan internasional, Organisasi masyarakat dan komunitas budaya. Kolaborasi ini mendukung diplomasi budaya dan pendidikan yang dijalankan oleh KBRI Singapura, sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman belajar lintas negara bagi seluruh murid. Kebijakan Pengembangan Sekolah Tahun 2026 menjadi pijakan penting bagi SIS untuk terus tumbuh sebagai institusi pendidikan yang unggul, modern, dan berorientasi global, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi identitas utama peserta didik.
Pembukaan Kegiatan Pramuka Perkemahan Perselara
Kegiatan Perkemahan Pramuka (Perselara) Gugus Depan KBRI Singapura resmi dibuka oleh Wakil Ketua Majelis Pembimbing, Kak Thomas Siregar sebagai Wakil Kepala Perwakilan KBRI Singapura. Pembukaan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para kakak pembina serta adik-adik pramuka yang siap mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan kepramukaan. Dalam arahannya, Kak Thomas menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban lingkungan, serta keselamatan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Beliau juga mengingatkan agar seluruh pembina dan peserta senantiasa menjunjung tinggi Dasa Dharma Pramuka sebagai pedoman sikap dan perilaku. Kak Thomas menyampaikan harapan bahwa melalui kegiatan perkemahan ini, adik-adik pramuka dapat: Menguatkan semangat nasionalisme, Memperkokoh karakter dan disiplin, Serta membentuk kepribadian yang tangguh, mandiri, dan berakhlak baik. Kegiatan Perkemahan Perselara menjadi salah satu wadah penting dalam pembinaan generasi muda Indonesia di luar negeri, khususnya bagi siswa-siswi Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd., untuk terus berkembang dan berkontribusi positif di mana pun berada.
Workshop Penyelarasan Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP)
Sinergi untuk Kurikulum Masa Depan! Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd. kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas melalui penyelenggaraan Workshop Penyelarasan Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang berlangsung pada 8 dan 15 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kurikulum tetap relevan, adaptif, dan berorientasi pada masa depan. Workshop yang digelar selama dua hari tersebut berlangsung penuh semangat dan kolaboratif. Sejak pagi, suasana ruang pertemuan SIS dipenuhi diskusi aktif dan antusiasme dari seluruh peserta yang hadir, mencerminkan kesadaran bahwa penyelarasan kurikulum merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembelajaran yang bermakna. Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, para guru yang berada di Singapura, serta guru yang bergabung secara daring dari Indonesia, menunjukkan jangkauan kerja sama yang luas dan inklusif. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan staf sekolah, Komite Sekolah, dan bahkan perwakilan OSIS sebagai suara dari peserta didik. Kehadiran berbagai unsur sekolah dalam satu forum memberikan warna baru dalam proses penyusunan KSP. Setiap pihak diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, masukan, dan pengalaman mereka dalam proses pembelajaran, sehingga dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan. Selama workshop, peserta melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dokumen KSP, mulai dari visi-misi pendidikan, struktur kurikulum, perangkat ajar, hingga penguatan karakter dan profil pelajar Pancasila. Semua aspek dibandingkan dengan regulasi terbaru dari Kemdikdasmen untuk memastikan keselarasan dan kepatuhan. Diskusi berlangsung intens namun konstruktif. Guru berbagi praktik baik, staf memberi masukan administratif, komite memberikan perspektif orang tua, dan OSIS menyuarakan kebutuhan siswa. Kolaborasi lintas peran ini menjadikan penyusunan KSP lebih kaya dan komprehensif. Workshop ini tidak hanya membahas dokumen, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa kurikulum bukanlah berkas statis, melainkan dokumen hidup yang harus terus diperbarui sesuai perkembangan zaman, kebutuhan siswa, serta dinamika pendidikan global. Melalui kegiatan ini, SIS Ltd. berharap dapat menghadirkan ekosistem belajar yang adaptif, efektif, dan berpihak pada peserta didik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif. Mari terus bersinergi untuk menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi putra-putri bangsa di Singapura!. [SRS]
Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelantikan Pengurus OSIS Masa Bakti 2025/2026
Senin, 13 Oktober 2025, Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd. menyelenggarakan . Acara ini menjadi momen penting bagi organisasi siswa sebagai regenerasi kepemimpinan yang akan melanjutkan estafet pengabdian kepada sekolah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh makna, disaksikan oleh seluruh warga sekolah yang terdiri dari siswa, guru, staf, serta pimpinan sekolah. Suasana lapangan upacara tampak hikmat ketika prosesi pembacaan naskah pelantikan dan pengucapan janji pengurus OSIS dilaksanakan. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd., Bapak Semuel Kuriake Balubun, yang memimpin jalannya kegiatan dengan penuh wibawa. Beliau didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Michael Harry W. S., serta Pembina OSIS, Bapak Aji Permana S., yang turut menyaksikan rangkaian pelantikan. Upacara berlangsung dengan rapi dan lancar berkat peran para petugas dari kelas XII yang menjalankan tugas dengan sangat baik. Mulai dari pengibar bendera, pembaca UUD 1945, hingga pengucap ikrar OSIS, seluruh petugas menunjukkan kekompakan dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengurus OSIS masa bakti 2024/2025. Dedikasi, kerja keras, serta kontribusi mereka dalam berbagai kegiatan sekolah menjadi fondasi penting bagi perkembangan OSIS di tahun berikutnya. Momen pelantikan ini juga menjadi awal perjalanan bagi Pengurus OSIS masa bakti 2025/2026. Para pengurus baru menerima amanah dan tanggung jawab untuk mengabdi, berkarya, serta menjadi teladan bagi seluruh siswa di lingkungan Sekolah Indonesia (Singapura). Harapan besar disematkan kepada pengurus yang baru dilantik agar mereka mampu membawa inovasi, menjalankan program kerja yang bermanfaat, serta menjaga nama baik sekolah. Semangat kolaborasi dan kepemimpinan diharapkan menjadi bekal utama mereka dalam menjalankan tugas selama satu tahun ke depan. Dengan penuh semangat, acara ditutup dengan yel-yel kebanggaan: “Sekolah Indonesia Singapura… JAYA!!!” Seruan ini menjadi simbol optimisme dan tekad bersama bagi seluruh pengurus OSIS masa bakti 2025/2026 dalam mengabdi dan memajukan sekolah tercinta. [SRS]
“Bahasaku Sanjung, Budayaku Junjung, Indonesiaku Bangga,” tema Bulan Bahasa 2025
Puncak Bulan Bahasa di Sekolah Indonesia (Singapura) tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97. Perayaan ini bukan hanya ajang untuk menampilkan kreativitas siswa, tetapi juga sarana memperkuat kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan budaya Indonesia. Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak SR. Syarofi, guru SIS yang bertindak sebagai ketua pelaksana. Di bawah koordinasi beliau, seluruh rangkaian acara tersusun rapi, teratur, dan penuh semangat. Sementara itu, acara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah, Bapak Samuel Kuriake Balubun, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjunjung tinggi identitas bangsa melalui bahasa dan budaya. Sejak pagi, suasana sekolah sudah dipenuhi antusiasme para peserta yang siap mengikuti beragam lomba. Puncak Bulan Bahasa tahun ini diwarnai oleh kegiatan berlatar sastra dan budaya Indonesia, mulai dari lomba menulis puisi hingga parade karnaval busana tradisional dari berbagai daerah Nusantara. Lomba membuat puisi menjadi salah satu kegiatan favorit. Para siswa menampilkan kemampuan mereka dalam merangkai kata-kata indah yang mencerminkan kreativitas, perasaan, serta kecintaan terhadap tanah air. Karya-karya mereka men unjukkan pemahaman mendalam tentang nilai bahasa Indonesia. Sementara itu, lomba karnaval busana budaya Indonesia menjadi daya tarik utama bagi seluruh warga sekolah. Para siswa tampil percaya diri dengan pakaian tradisional dari Sabang hingga Merauke, memperlihatkan betapa beragamnya budaya Indonesia. Sorak kagum dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan peserta. Seluruh rangkaian kegiatansemakin meriah dengan adanya desain panggung dan photobooth yang dibuat sangat keren, menampilkan nuansa budaya Indonesia yang kental. Ornamen tradisional, warna-warna etnik, serta dekorasi bertema Nusantara menjadi latar indah bagi seluruh peserta acara. Pada akhir acara, diumumkan para pemenang sekaligus apresiasi kepada semua siswa yang telah berpartisipasi. Selamat kepada seluruh ananda yang telah menunjukkan kreativitas terbaiknya dalam berbagai kategori lomba yang digelar sepanjang Bulan Bahasa. Tidak lupa, apresiasi besar juga diberikan kepada OSIS periode 2025/2026 yang telah bekerja luar biasa mendukung terselenggaranya acara ini. Dengan mengusung tema “Bahasaku Sanjung, Budayaku Junjung, Indonesiaku Bangga,” Puncak Bulan Bahasa tahun ini menjadi bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda terus hidup, memperkuat persatuan serta kebanggaan Indonesia di mana pun kita berada. [SRS]